Peringatan tahun baru Islam diarahkan untuk melampaui batas seremonial rutin demi membangun karakter publik yang jujur, harmonis, dan adaptif menghadapi tantangan daerah
MUBA, NUSALY – Peringatan hari besar keagamaan di tingkat daerah idealnya tidak sekadar berhenti pada kemeriahan seremonial tahunan. Momentum tersebut harus mampu ditransformasikan menjadi refleksi kultural untuk memperkuat karakter publik, meneguhkan kembali nilai-nilai kepedulian sosial, serta merajut simpul persaudaraan di tengah dinamika perkembangan zaman.
Semangat transformasi spiritual dan sosial tersebut melandasi penyelenggaraan Tabligh Akbar dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, Jumat (5/6/2026).
Bertempat di pelataran Masjid An-Nur Kelurahan Bayung Lencir, ratusan warga dari berbagai penjuru berkumpul untuk menyimak siraman rohani yang disampaikan oleh penceramah nasional, Ustazah Mumpuni Handayayekti.
Wakil Bupati Musi Banyuasin Kyai Abdur Rohman Husen menyampaikan bahwa esensi dari peringatan pergantian tahun hijriah terletak pada kedalaman introspeksi diri. Nilai-nilai profetik seperti kejujuran, amanah, kepedulian terhadap sesama, dan etos kerja keras harus diwujudnyatakan dalam tatanan kehidupan bermasyarakat sehari-hari.
“Nilai-nilai tersebut sangat dibutuhkan dalam membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan sejahtera. Karena itu, mari jadikan peringatan hari besar Islam sebagai sarana introspeksi dan penguatan karakter dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Abdur Rohman.
Peran generasi muda sebagai jangkar sosial
Sisi menarik dari perhelatan keagamaan di kawasan lintas timur Sumatera ini adalah kuatnya motor penggerak dari generasi muda. Inisiasi kolaboratif antara Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Dewan Pengurus Kecamatan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPK BKPRMI) Bayung Lencir membuktikan bahwa organisasi kepemudaan mampu mengambil peran strategis sebagai perekat kohesi sosial di tingkat akar rumput.
Kehadiran ratusan jemaah yang memadati halaman tempat ibadah tersebut menjadi indikator bahwa ruang kontemplasi keagamaan masih menjadi kebutuhan spiritual yang mendasar bagi publik.
Di tengah derasnya arus informasi digital yang kerap memicu polarisasi, majelis ilmu keagamaan konvensional dinilai tetap efektif sebagai ruang perjumpaan kultural yang menenteramkan batin masyarakat.
Melalui kebersamaan ini, warga diajak untuk terus memelihara kerukunan antar-kelompok serta mendukung program pembangunan daerah sesuai dengan kapasitas profesi masing-masing. Semangat gotong royong yang lahir dari kesadaran beragama diharapkan menjadi modal utama dalam menghadapi berbagai tantangan sosial ekonomi ke depan.
Mengendap menjadi modal sosial
Pemerintah kabupaten memandang tingginya antusiasme keagamaan warga bukan semata-mata cerminan dari aspek ritualistik, melainkan aset penting berupa modal sosial daerah.
Rasa kebersamaan yang terbangun dari ikatan spiritual yang sehat diyakini akan mempermudah jalannya konsolidasi program pembangunan, baik dari dimensi infrastruktur fisik maupun penguatan kualitas sumber daya manusia.
Acara yang turut dihadiri oleh Camat Bayung Lencir Zukar, jajaran forum koordinasi pimpinan kecamatan, serta para pengasuh pondok pesantren setempat ini mengukuhkan kembali pentingnya rasa aman di masyarakat. Kehadiran figur tokoh agama nasional dari luar provinsi juga memberikan perspektif baru yang menyegarkan bagi perluasan wawasan keagamaan yang inklusif.
Ketika gema lantunan doa dan petuah rohani mampu mengendap menjadi kesadaran etis untuk saling menjaga, di situlah esensi hijrah yang sesungguhnya mewujud dalam harmoni kehidupan masyarakat Musi Banyuasin.
Kemajuan daerah tidak lagi diukur sebatas deretan angka capaian ekonomi, melainkan dari derajat ketenteraman sosial yang dirasakan oleh setiap warga di tingkat tapak. (dhi)
NUSALY.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.. Gabung saluran WhatsApp NUSALY.com sekarang





