Scroll untuk baca artikel
Banner Sumsel Maju untuk Semua

Banner Bijak Digital Pemkab MUBA

Kamtibmas

Menyulap Ruang Kesenian Menjadi Simpul Dialog Keamanan di Baturaja

×

Menyulap Ruang Kesenian Menjadi Simpul Dialog Keamanan di Baturaja

Sebarkan artikel ini
Menyulap Ruang Kesenian Menjadi Simpul Dialog Keamanan di Baturaja
Kapolres OKU resmikan Kedai Kamtibmas di Baturaja. Transformasi Sekretariat Dewan Kesenian menjadi ruang dialog humanis Polri dan komunitas ojek daring. Dok. Humas Polres OKU

Upaya mendekatkan institusi kepolisian dengan denyut nadi masyarakat bawah terus bergulir di Kabupaten Ogan Komering Ulu. Melalui alih fungsi strategis ruang komunal, Polres OKU meresmikan Kedai Kamtibmas sebagai titik temu inklusif untuk membedah persoalan sosial, mulai dari pelayanan publik hingga resolusi konflik di tingkat lokal.

BATURAJA, NUSALY – Wajah kaku birokrasi kepolisian perlahan mulai mencair di Bumi Sebimbing Sekundang. Pada Selasa (5/5/2026), Kapolres OKU Ajun Komisaris Besar Endro Aribowo meresmikan Kedai Kamtibmas Polres OKU, sebuah ruang dialog yang lahir dari kolaborasi lintas sektoral untuk merespons dinamika keamanan modern.

Peresmian yang berlangsung di Baturaja ini merupakan bagian dari gerak serentak 21 Kedai Kamtibmas di bawah jajaran Polda Sumatera Selatan.

Menariknya, pusat interaksi di OKU ini memanfaatkan gedung Sekretariat Dewan Kesenian OKU yang kini diorkestrasi ulang menjadi media komunikasi antara aparat dan warga.

Transformasi Ruang dan Fungsi

Kapolres OKU, AKBP Endro Aribowo, mengungkapkan bahwa pemilihan lokasi ini merupakan hasil koordinasi intensif antara Satuan Lalu Lintas dengan para pengelola ruang kesenian setempat.

Langkah ini diambil agar kedai tersebut memiliki aksesibilitas tinggi bagi kelompok masyarakat, terutama komunitas pengemudi ojek daring yang sehari-hari berjibaku di jalanan Baturaja.

“Kedai Kamtibmas ini diproyeksikan menjadi wadah bertemunya anggota kami dengan masyarakat, baik individu maupun komunitas, untuk mencari solusi terkait pelayanan, problem solving, hingga penanganan gangguan kamtibmas secara lebih rileks,” ujar Endro Aribowo saat peresmian.

Kehadiran sejumlah pejabat daerah, mulai dari Kepala Dinas Perhubungan Agus Salim hingga jajaran Satlantas dan Satnarkoba, menegaskan bahwa kerawanan sosial di OKU akan ditangani secara kolaboratif.

Kedai ini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan manifestasi dari kebijakan community policing yang dicanangkan Kapolri untuk membangun kepercayaan publik melalui komunikasi yang lebih cair.

Lebih dari Sekadar Tempat Berkumpul

Lebih dari Sekadar Tempat Berkumpul
uluhan pengemudi ojek daring yang hadir tidak hanya mendapatkan bantuan sosial, tetapi juga akses pemeriksaan kesehatan gratis serta layanan perawatan kendaraan seperti cuci motor dan tambah angin tanpa dipungut biaya. Dok. Humas Polres OKU

Agar fungsi kedai tidak sebatas seremonial, Polres OKU mengemas peresmian tersebut dengan berbagai layanan fungsional yang menyentuh kebutuhan harian warga.

Puluhan pengemudi ojek daring yang hadir tidak hanya mendapatkan bantuan sosial, tetapi juga akses pemeriksaan kesehatan gratis serta layanan perawatan kendaraan seperti cuci motor dan tambah angin tanpa dipungut biaya.

Pendekatan humanis ini dinilai krusial sebagai jembatan informasi. Bagi para pengemudi ojek, kedai ini bisa menjadi tempat bersandar sekaligus kanal untuk melaporkan kondisi keamanan di jalanan tanpa merasa terintimidasi oleh prosedur formal kepolisian.

Komitmen Pelayanan Adaptif

Implementasi program ini menjadi simbol transformasi Polri yang berusaha tampil adaptif di tengah perkembangan zaman. Dengan melibatkan komunitas ojek daring dan pelaku usaha mikro, kepolisian berupaya memastikan bahwa manfaat keamanan dapat dirasakan secara langsung oleh elemen masyarakat yang paling produktif namun rentan.

“Ini adalah wujud kehadiran Polri sebagai solusi di tengah masyarakat modern. Kami ingin komunikasi terjalin secara terbuka tanpa ada sekat yang menghalangi,” tambah Endro.

Kedai Kamtibmas di Baturaja ini kini bersiap menjadi laboratorium sosial kecil, tempat di mana keluhan warga diubah menjadi kebijakan keamanan yang lebih tepat sasaran. (Jum Radit)

nusaly.com di WhatsApp

Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.