Scroll untuk baca artikel
Banner Pemprov Sumsel

Banner HUT OKI PT Prime Agri Resources

Banner Sosialisasi Baturaja Timur

Banner Bank Sumsel Babel
Kilas Daerah

Api Muncul dari Stopkontak Saat Penghuni Terlelap, Dua Rumah di Lengkiti Hangus

×

Api Muncul dari Stopkontak Saat Penghuni Terlelap, Dua Rumah di Lengkiti Hangus

Sebarkan artikel ini
Api Muncul dari Stopkontak Saat Penghuni Terlelap, Dua Rumah di Lengkiti Hangus

Kebakaran di Dusun I Desa Bunga Tanjung, OKU, terjadi sekitar pukul 00.30 WIB. Api diduga berasal dari korsleting listrik, menghanguskan dua rumah kayu, dan menyebabkan seorang remaja berusia 14 tahun mengalami luka bakar.

LENGKITI, NUSALY.COM — Saat sebagian besar warga masih terlelap, api tiba-tiba muncul dari bagian tengah lantai atas sebuah rumah panggung di Dusun I Desa Bunga Tanjung, Kecamatan Lengkiti, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Jumat (6/11/2026) dini hari.

Penghuni rumah yang terbangun melihat api berasal dari area stopkontak. Dalam waktu singkat, kobaran menjalar ke plafon dan membesar. Dua rumah berbahan kayu akhirnya hangus terbakar. Seorang remaja berusia 14 tahun juga mengalami luka bakar pada telapak tangan dan kaki.

Kapolsek Lengkiti IPTU Jauhari menyampaikan, kebakaran terjadi sekitar pukul 00.30 WIB. Saat api mulai terlihat, pemilik rumah, Mukmin (60), sedang tidur. Ia kemudian membangunkan anaknya yang berada di lantai bawah ketika melihat api telah merambat ke bagian plafon.

Namun, api terus membesar dan menghanguskan rumah panggung milik Mukmin. Kobaran kemudian merembet ke rumah kayu milik Hairun (57) yang berada tepat di sebelahnya.

Warga sekitar berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Satu unit mobil pemadam kebakaran dari Kecamatan Lengkiti tiba sekitar pukul 02.00 WIB. Setelah upaya pemadaman bersama warga, api berhasil dikendalikan sekitar pukul 03.00 WIB.

Peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, Mareta Putri (14), cucu Mukmin, mengalami luka bakar pada bagian telapak tangan dan telapak kaki. Materi yang diterima belum menjelaskan bagaimana luka tersebut dialami maupun kondisi terkini korban.

Dua rumah yang terbakar masing-masing merupakan rumah panggung milik Mukmin dan rumah Depok milik Hairun. Keduanya terbuat dari kayu dan dilaporkan habis terbakar. Kerugian material akibat kejadian itu ditaksir mencapai Rp150 juta.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. Dugaan tersebut mengarah pada area stopkontak di bagian tengah lantai atas rumah Mukmin, tempat api pertama kali terlihat.

Meski demikian, penyebab pasti kebakaran tetap memerlukan kepastian dari hasil pemeriksaan lebih lanjut.

Peristiwa di Bunga Tanjung ini memperlihatkan bagaimana gangguan kelistrikan di dalam rumah dapat berkembang menjadi kebakaran besar, terlebih ketika terjadi saat penghuni sedang beristirahat. Kondisi stopkontak, sambungan kabel, dan instalasi listrik perlu diperhatikan untuk mengurangi risiko kejadian serupa. (radit)